Berita

Penandatanganan NPHD Pemilu 2024 di Pendopo Bangkalan/RMOLJatim

Nusantara

Teken NPHD, KPU dan Bawaslu Bangkalan Terima Dana Pilkada 2024 Rp73 M

SABTU, 11 NOVEMBER 2023 | 05:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, telah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada 2024.

Penandatanganan berlangsung di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (10/11). Hadir sejumlah Pimpinan OPD, juga jajaran komisioner KPU dan Bawaslu Bangkalan.

Ketua KPU Bangkalan, Zainal Arifin mengatakan, pada Pilkada sebelumnya permohonan dana yang diajukan sebesar Rp93 miliar. Namun, setelah melalui diskusi dengan Bakesbangpol, Inspektorat, dan BPKAD, anggaran tersebut mengalami penurunan menjadi Rp83 miliar, dan akhirnya disepakati menjadi Rp73 miliar.


Dalam NPHD itu tercatat alokasi dana sebesar Rp53 miliar untuk KPU, Rp21,6 miliar untuk Bawaslu dan keamanan.

"Meskipun kondisi keuangan Bangkalan saat ini mengalami pemangkasan anggaran dialihkan ke sektor-sektor lain, namun Bangkalan tetap mampu memberikan anggaran pilkada yang cukup besar bagi KPU, Bawaslu, dan pihak keamanan. Ini sebagai dukungan luar biasa untuk terlaksananya Pilkada tahun 2024," ujar Zainul Arifin, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (10/11).

Dia mengatakan, pencairan dana pilkada dilakukan dalam dua termin sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri. Termin pertama sebesar 40 persen dicairkan pada 2023, sedangkan 60 persen sisanya akan dicairkan pada 2024.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Bangkalan, Ahmad Mustain Saleh, mengenang pengalaman penandatanganan NPHD lima tahun lalu. Waktu itu tahapan NPHD berjalan dengan sangat mudah. Begitu juga proses NPHD untuk tahun 2023 mengalami hal yang sama.

"Bagi Bawaslu, hanya dengan dua kali pertemuan dengan TPAD dan Banggar, telah disetujui alokasi dana sebesar Rp16,5 miliar untuk pengawasan Pilkada 2024," ungkapnya.

Mustain menyampaikan bahwa kemudahan-kemudahan itu akan menjadi pendorong bagi Bawaslu dalam menggunakan anggaran yang tersedia secara efektif dan efisien.

"Kami Bawaslu Kabupaten Bangkalan pada tahun 2018 mendapatkan anggaran sebesar Rp12,8 miliar. Namun, dengan semangat efektivitas dan efisiensi, saat Pilkada 2018, kami hanya menggunakan Rp9,8 miliar," tambah Mustain.

Bupati Bangkalan, Arief Moelya Edi, juga berkomitmen melangsungkan pemerintahan lima tahun ke depan dengan memberi dukungan penuh.

Ia memastikan kondisi tertib, aman, dan lancar. Dia sering dipanggil ke pusat untuk memastikan hal tersebut.

"Pusat memanggil terus memastikan. NPHD segera tandatangani. Jamin KPU dan Bawaslu akan bekerja dengan baik. Jamin pelaksanaan pemilu, pileg, dan pilkada berjalan dengan baik tanpa ada konflik. Itu yang selalu ditekankan oleh Bapak Presiden dan Wakil Presiden," tegasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya