Berita

Banjir yang merendam permukiman warga di Jakarta beberapa waktu lalu/Net

Nusantara

Hadapi Musim Hujan November-Februari, Heru Jangan Berpangku Tangan

KAMIS, 09 NOVEMBER 2023 | 09:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono dinilai tidak sigap menghadapi ancaman banjir yang kerap terjadi di berbagai wilayah di ibu kota.

"Karena sudah rutin pergantian cuaca, dan lokasi-lokasi banjir yang biasa melanda wilayah seperti itu, mestinya Pemprov DKI sudah sigap mengantisipasinya,” kata Ketua Umum Gerakan Masyarakat Cinta Jakarta (Gema Cita), Hilman Firmansyah di Jakarta, Kamis (9/11).

Hilman mengungkapkan, hujan deras yang melanda sejumlah wilayah di DKI Jakarta pada Sabtu malam (4/11) membuat  54 RT terendam banjir, dan bahkan ada yang mencapai ketinggian 2,5 meter.


“Ini bukti jika Pj Gubernur Heru tidak cakap bekerja dan tidak memahami masalah banjir di DKI," kata Hilman.

Hilman berharap Heru tidak hanya umbar janji dan berpangku tangan dalam mengantisipasi banjir musim penghujan awal November hingga  Februari tahun depan.

“Selama satu tahun memimpin Jakarta, Heru kami anggap gagal mengatasi banjir," demikian Hilman

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, sebanyak 54 RT di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan terendam banjir.

Hal itu terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu Malam (4/11).

Lokasi yang terendam banjir yakni 6 RT di Kelurahan Cililitan dengan ketinggian air mencapai 1,6 meter, 14 RT di Kelurahan Cawang dengan ketinggian air hingga 1,6 meter, 5 RT di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian air hingga 2,5 meter, dan 27 RT di Kelurahan Kampung Melayu dengan ketinggian air hingga 1,75 meter.

Sementara itu, sebaran RT yang terendam banjir di Jakarta Selatan yakni 1 RT di Kelurahan Rawajati dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter, dan 1 RT di Kelurahan Kebon Baru dengan ketinggian air hingga 60 sentimeter.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya