Berita

Presiden Korsel Yoon Suk-yeol/Net

Dunia

Korea Selatan Bakal Luncurkan Satelit Mata-mata Pertama Buatan Lokal

SELASA, 07 NOVEMBER 2023 | 09:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam upaya meningkatkan sistem pertahanan, Korea Selatan berencana meluncurkan satelit militer mata-mata pertama ke ruang angkasa.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Jeon Ha Gyu, pada Senin (6/11) mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan SpaceX untuk meluncurkan satelit dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg California pada 30 November mendatang.

"Satelit tersebut akan dibawa oleh roket Falcon 9 milik SpaceX," ungkap Jeon, seperti dimuat Associated Press.


Menurut laporan Administrasi Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan, kerja sama dengan SpaceX memungkinkan Seoul meluncurkan empat satelit mata-mata lagi hingga tahun 2025.

Rencana tersebut diumumkan setelah Korea Utara tidak jadi melakukan upaya peluncuran satelit militer untuk ketiga kalinya Oktober lalu.

Korea Selatan saat ini tidak memiliki satelit pengintaian militer dan bergantung pada satelit mata-mata AS untuk memantau pergerakan Korea Utara.

Peneliti sains di Institut Kebijakan Teknologi, Lee Choon Geun, mengatakan saat ini satelit mata-mata AS menghasilkan citra dengan resolusi lebih tinggi, namun dioperasikan berdasarkan tujuan strategis AS bukan tujuan Korea Selatan.

Lee menyebut AS juga terkadang tidak membagikan foto satelit yang berisi informasi yang sangat sensitif kepada Korea Selatan.

Kepemilikan satelit mata-matanya sendiri akan memberi Korea Selatan sistem pengawasan independen berbasis ruang angkasa untuk memantau Korea Utara hampir secara real-time.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya