Berita

Ketua Dewan Kehormatan PDIP, Komarudin Watubun/RMOL

Politik

PDIP Bantah Isu Bobby Dukung Prabowo-Gibran atas Perintah Jokowi

SENIN, 06 NOVEMBER 2023 | 19:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Keputusan Walikota Medan, Bobby Nasution, mendukung bakal capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam kontestasi Pilpres 2024 adalah didorong keinginan sendiri. Bukan karena ada perintah dari sang mertua, Presiden Joko Widodo.

Demikian ditegaskan Ketua Dewan Kehormatan PDIP, Komarudin Watubun, sekaligus membantah isu
bahwa Bobby diperintah Presiden Jokowi untuk mendukung Prabowo-Gibran.

"Enggak, enggak (benar isu tersebut)," tegas anggota Komisi II  DPR RI itu usai meminta klarifikasi Bobby Nasution di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin sore (6/11).

"Enggak, enggak (benar isu tersebut)," tegas anggota Komisi II  DPR RI itu usai meminta klarifikasi Bobby Nasution di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin sore (6/11).

Komarudin menuturkan, Bobby saat ini dalam posisi dilema, antara keluarganya dengan partai yang telah membesarkannya menjadikan dirinya Walikota Medan.

"Bukan disuruh, dia juga mau ke sana (dukung Prabowo-Gibran), tetapi dia ingin tetap di sini (PDIP). Kan tidak bisa begitu, jadi sudah lah kita mengerti perasaannya, silahkan you ke sana, tetapi kau harus mengundurkan diri dari sini," jelasnya.

Soal alasan Bobby mendukung Prabowo-Gibran, Komarudin menyebut karena memang hubungan keluarga.

"Ya pasti alasan hubungan kekerabatan lah, tanya Mas Bobby jangan tanya saya," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya