Berita

Anies Baswedan bersama Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto usai makan siang bersama Presiden Joko Widodo/Ist

Politik

Makan Siang Bareng Jokowi, Anies Sampaikan Pesan Masyarakat Agar Presiden Jaga Netralitas

SENIN, 30 OKTOBER 2023 | 14:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Undangan makan siang dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (30/10), dimanfaatkan bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, untuk menyampaikan pesan-pesan yang diterimanya dari masyarakat kepada sang Kepala Negara.

Selain Anies, Jokowi juga mengundang bakal capres Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto, dan bakal capres koalisi PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

"Saya terima undangannya pekan lalu untuk diundang hari Minggu, tapi kami sampaikan hari Minggu kemarin ada komitmen dengan masyarakat di Jember, sehingga tidak bisa (hadir)," kata Anies saat jumpa pers.


"Lalu terima kasih (presiden) berkenan (undangan makan siang) dibuat hari Senin, sehingga kita bisa bersama-sama hadir," sambung bacapres yang diusung Partai Nasdem, PKS, PKB, dan didukung Partai Ummat itu.

Anies yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar itu melanjutkan, selain makan siang bersama bacapres, dalam pertemuan tersebut juga mendiskusikan banyak hal yang bersifat ringan.

Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu mengaku menyampaikan pesan yang diterimanya dari masyarakat terkait netralitas presiden dalam Pilpres 2024.

"Hanya kami sampaikan tadi kepada beliau, bahwa kami sering bertemu dengan banyak orang yang sayang kepada Pak Presiden dan mereka yang sayang ini menitipkan pesan untuk bapak presiden bisa menjaga netralitas," ungkap Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga memohon presiden secara tegas menginstruksikan kepada seluruh aparat untuk menjaga netralitas dalam Pemilu mendatang. Dia pun menyebut respons Presiden Jokowi sangat positif.

"Tadi beliau sampaikan bahwa beliau memang mengumpulkan pejabat, gubernur, bupati, bahkan akan mengumpulkan TNI, Polisi, dan semua aparat untuk netral, dan kami melihat itu adalah pesan penting yang bisa membuat pilpres kita besok berjalan aman damai," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya