Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Menteri PDIP Terancam Terdepak dari Kabinet

RABU, 25 OKTOBER 2023 | 15:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Beberapa bulan ke depan, Presiden Joko Widodo diyakini akan melakukan reshuffle menteri asal PDI Perjuangan. Hal itu akan dilakukan sebagai ajang show off Jokowi terhadap lawan politiknya, termasuk Megawati Soekarnoputri.

Hal itu disampaikan Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Rabu (25/10).

"Ini kan perang terbuka makin nampak, reshuffle akan mengarah kepada perang terbuka antara Jokowi dengan Megawati. Jokowi bahkan tidak segan-segan untuk mereshuffle menteri-menteri yang berasal dari PDIP," kata Saiful


Saiful menilai, Jokowi akan menunjukkan tajinya dengan menyingkirkan siapa yang tidak sejalan dengan keinginannya. Siapapun akan disingkirkan jika dirasa akan membahayakannya.

"Siapa yang akan berseberangan dengan Jokowi tentunya akan disingkirkan olehnya. Di akhir jabatannya Jokowi akan semakin berani termasuk kepada Megawati," terang Saiful.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini meyakini, siapapun menteri akan diganti oleh orang-orang yang mau menghamba kepada Jokowi. Termasuk mereka yang ikut andil pernah membesarkan namanya, yakni PDIP.

"Meskipun tidak sekarang, tapi bisa jadi Jokowi dalam beberapa bulan ke depan akan me-reshuffle menteri-menteri dari PDIP. Sebelum terjadi demikian, maka sebaiknya PDIP menarik diri seluruh menteri-menterinya dari pemerintahan Jokowi," pungkas Saiful.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya