Berita

Presiden Amerika Serikat Joe Biden/Net

Global

Biden Ajukan Dana Rp 1.683 Triliun untuk Perkuat Israel dan Ukraina

MINGGU, 22 OKTOBER 2023 | 22:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk membantu Israel dan Ukraina mengamankan wilayah perbatasan, Presiden AS Joe Biden mengajukan paket bantuan baru senilai 105,85 miliar dolar AS atau Rp 1.683 triliun.

Biden menjelaskan dari total anggaran, 61 miliar dolar AS akan diberikan untuk militer Ukraina, 14 miliar dolar AS untuk Israel.

Kemudian, 14 miliar dan 6,4 miliar untuk masalah perbatasan Meksiko, 7 miliar untuk membendung kekuatan China dan 9 miliar untuk bantuan kemanusiaan di jalur Gaza.


"Total 105,85 yang diajukan akan menjamin kepentingan AS selama beberapa generasi," tegasnya dalam rapat, seperti dikutip dari The Defense Post pada Minggu (22/10).

Kendati demikian, permintaan Biden tersebut harus terkendala karena Kongres AS masih berada dalam kekacauan, dengan Partai Republik yang tidak dapat memilih ketua dalam 17 hari terakhir.

Masih belum jelas apakah Partai Republik dapat mengesampingkan pertengkaran mereka dan memilih seorang pembicara sehingga permintaan Biden dapat ditindaklanjuti.

Semakin banyak anggota Partai Republik dan pemilih AS secara umum yang menentang penambahan bantuan militer ke Ukraina sejak Rusia menginvasi Februari tahun lalu.

Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih Shalanda Young mendesak kongres agar segera menyelesaikan masalah mereka secepatnya.

"Saya mendesak Kongres untuk menangani masalah ini sebagai bagian dari perjanjian bipartisan yang komprehensif dalam beberapa minggu mendatang," tegasnya.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky berterimakasih kepada Biden karena telah berusaha mengajukan bantuan untuk perang mereka.

"Kami mengandalkan kedua partai di Kongres untuk mengubah sejarah menuju kebaikan,” cuit Zelensky di Twitter.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya