Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Sindir Rezim Jokowi, Ketua MU-P: Ingat Istilah Power Tends to Corrupt!

MINGGU, 22 OKTOBER 2023 | 03:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

  Ketua Umum Masyarakat Untuk Perubahan (MU-P), Beni Pramula mengajak mahasiswa untuk turut memikirkan nasib bangsa ke depan.

Ajakan tersebut disampaikan Beni ketika memberi kuliah umum di hadapan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Sabtu, (21/10).

"Mari kita luruskan kiblat Bangsa, kita satukan langkah untuk mewujudkan perubahan. Indonesia bukan milik segelintir orang, Negeri ini milik semua anak Bangsa,” ujar Beni.


Menurut dia, semua harus dikembalikan pada kepentingan bangsa yang bukan hanya 1-2 bulan atau 1-2 tahun ke depan, tetapi 30 tahun bahkan 50 dan 100 tahun ke depan.

“Jika momentum Pemilu 2024 ini tidak terjadi perubahan dan kalau pemimpinnya dari kalangan itu-itu saja, dari partai itu saja, dari keluarga itu saja maka kita akan menanggung konsekuensi panjang dari status quo kekuasaan hari ini,” tegas Beni.

“Kita harus selalu ingat dengan istilah, "power tends to corrupt, and absolute power corrupt absolutely" atau kekuasaan itu cenderung korup, dan kekuasaan yang absolut cenderung korup secara absolut,” bebernya.
 
Beni menambahkan, bangsa ini masih banyak dihadapkan pada masalah energi, pangan, air dan populasi.

“Maka dari itu, buatlah gerakan massa sejak sekarang dimulai dari laboratorium, perpustakaan, musholla, atau ruang kelas dan selanjutnya sebarkanlah dengan cara-cara kalian lewat twitter, path, facebook atau jaringan apapun agar generasi muda Indonesia menjadi agen perubahan menuju Indonesia yang lebih baik," jelas mantan Presiden Pemuda Asia-Afrika ini.
 
Di akhirnya penjelasannya, Beni meminta mahasiswa untuk mempersiapkan diri dan bahu-membahu antar komponen bangsa dalam melaksanakan dan menyelesaikan semua tugas kebangsaan itu.

“Itu tanggung jawab yang dipercayakan negara. Kita dengan niat tulus ikhlas hanya untuk memberikan pengabdian terbaik kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai bersama," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya