Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS: Butuh Enam Bulan untuk Israel Kalahkan Hamas

KAMIS, 19 OKTOBER 2023 | 18:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Waktu yang dibutuhkan Israel untuk benar-benar mengalahkan Hamas dalam perangnya di Jalur Gaza, diperkirakan bisa mencapai 6 hingga 8 bulan.

Estimasi itu disampaikan pejabat Amerika Serikat kepada mantan komandan Divisi Gaza Israel Defense Forces (IDF), Mayjen Gadi Shamni.

Shamni mengungkap permintaan AS yang menginginkan agar Israel mampu mengakhiri perang hingga Hamas benar-benar hancur.


Dikatakan Shamni, prediksi untuk menaklukkan Gaza hanya perlu waktu berminggu-minggu. Tetapi untuk menumpas Hamas hingga ke akar butuh lebih dari setengah tahun.

“AS mengharapkan kami untuk menghancurkan Hamas. Misi yang akan berlangsung selama 6-8 bulan,” ujarnya dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Al Arabiya pada Kamis (19/10).

Shamni juga menekankan pentingnya pemulangan semua sandera Israel.

“Ribuan orang harus dipenjara di Negev sebagai alat tawar-menawar bagi lebih dari 200 tawanan yang disandera Hamas," tegasnya.

Menurut Shamni, jika Israel membebaskan tahanan Palestina seperti yang diinginkan Hamas, justru itu akan membawa kekalahan bagi mereka dan mengundang serangan lebih lanjut.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya