Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat berpidato di Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38 di ICE BSD City, pada Rabu, 18 OktoberĀ 2023/Youtube

Bisnis

Di TEI 2022 China Borong Produk RI Senilai Rp 169 Triliun, Airlangga: Tahun Ini Harus Lebih Baik Lagi

KAMIS, 19 OKTOBER 2023 | 08:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

China pernah memborong produk buatan Indonesia senilai 10,78 miliar dolar (Rp 169 triliun) dalam acara Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37 tahun 2022 lalu.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam pidatonya di acara TEI ke-37 di ICE BSD, Tangerang  pada Rabu (18/10).

"Di tahun lalu, negara pembeli terbesar adalah China (memborong hingga) 10,78 miliar dolar, India 1,5 miliar dolar, Jepang 843,96 juta dolar, Mesir 492,4 juta dolar dan Filipina 343 juta dolar," kata Airlangga.


"Ini adalah pembeli terbesar yang diharapkan bisa dijaga. Di mana tahun lalu transaksi China sendiri telah memenuhi target Kementerian Perdagangan," ujarnya.

Pada TEI ke-37 itu, kata Airlangga, pameran diikuti oleh 1.097 peserta dan dikunjungi hampir 30.000 pengunjung, dengan total transaksi mencapai 15,8 miliar dolar (Rp 248 triliun), lebih tinggi 50 persen dari target 10 miliar dolar yang ditetapkan pemerintah.

Untuk itu, dalam kesempatan tersebut, Airlangga yakin bahwa tahun ini, di TEI 2023, acara tersebut akan menghasilkan transaksi lebih banyak lagi dari tahun kemarin.

"Artinya target tahun ini harus diperbaiki. Di tahun ini (target) pesertanya lebih besar dari tahun lalu yaitu 1.193, (untuk itu) target tahun ini harus lebih tinggi dari 15,8 miliar dolar," ujarnya.

Keyakinan tersebut datang sejalan dengan kondisi Indonesia saat ini yang disebut Airlangga telah terbebas dari Covid-19, sehingga ia yakin bahwa tahun ini, TEI 2023 mampu menghasilkan transaksi lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

"Tahun lalu situasi masih setengah covid, tahun ini kita sudah bebas dari covid. Maka kalau sudah merdeka dari Covid, dagang harus lebih lancar dan ditambah lagi dagang harus lebih laris manis," tambahnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya