Berita

Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al Habsyi/Net

Politik

Pasangan Amin Ingin Timnas Merepresentasikan Kebhinnekaan Indonesia

RABU, 18 OKTOBER 2023 | 07:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Koalisi Perubahan pengusung pasangan calon (paslon) Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin telah membentuk Tim Nasional (Timnas) Kampanye Amin. Hanya saja, struktur tim ini tidak masuk dalam persyaratan pendaftaran capres-cawapres.

Begitu kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al Habsyi menyinggung persiapan dari Tim Kampanye Amin jelang pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) besok, Kamis (19/10).

“Pada waktunya setelah diminta untuk didaftarkan, kita akan menyampaikannya ke KPU. Insya Allah kalau nanti sudah waktunya, akan kita buka semua,” kata pria yang akrab disapa Habib Aboe itu kepada wartawan Selasa malam (17/10).


Adapun komponen dasar dari Timnas Kampanye Amin adalah partai pengusung dan relawan. Amin tercatat memiliki ratusan relawan. Nantinya, perwakilan dari simpul-simpul relawan akan dimasukkan dalam tim.

Selain itu, ada juga unsur tokoh yang masuk dalam penasihat. Mereka berperan dalam memberikan masukan dan saran kepada tim ini.

“Ini adalah nama-nama terbaik yang dikirim dari partai dan relawan. Secara khusus, Mas Anies dan Gus Imin memang meminta agar tim ini juga merepresentasikan kebhinnekaan Indonesia. Hal ini penting agar cara pandang tim dalam bekerja nanti bisa holistik,” sambung Habib Aboe.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya