Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Jika Terpilih, Trump Janji Cegah Migran Muslim Pendukung Hamas Masuk AS

SELASA, 17 OKTOBER 2023 | 13:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Selama kampanye di Iowa, mantan Presiden AS Donald Trump berjanji menerapkan aturan yang ketat khususnya pada migran Muslim jika terpilih kembali pada pemilu tahun depan.

Pada Senin (16/10), Trump mengaku akan mengirim petugas untuk menangkap dan mendeportasi imigran yang secara terbuka mendukung kelompok militan Palestina.

Trump juga berjanji meningkatkan larangan perjalanan dari negara-negara yang dilanda teror seperti Libya, Somalia, Suriah dan Yaman atau di mana pun yang mengancam keamanan AS.


"Kami akan secara agresif mendeportasi penduduk asing yang memiliki simpati jihadis,” kata Trump, seperti dimuat Al Arabiya.

Trump bahkan membacakan puisi yang ia gunakan untuk mengibaratkan imigran seperti ular mematikan.

Trump adalah kandidat Partai Republik terdepan untuk memenangkan nominasi Gedung Putih dan menghadapi Presiden Demokrat Joe Biden pada pemilu November 2024.

Sebagian besar saingan Trump dari Partai Republik mengecam Hamas dan menawarkan dukungan penuh terhadap rencana invasi Israel ke Gaza.

Namun tidak ada satupun yang mengajukan serangkaian proposal yang keras untuk mencegah orang masuk dan mengusir simpatisan Hamas dari AS.

Menurut Ketua Komite Nasional Partai Demokrat, Jaime Harrison, janji Trump sebagai tindakan Islamofobia, ekstrem, dan dirancang untuk mengeksploitasi ketakutan dan kecemasan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya