Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat hadir di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Projo, di Indonesia Arena Komplek Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Sabtu (14/10)/Ist

Politik

Jelang Pilpres 2024, Airlangga: Dukungan Projo Sudah Sangat Jelas

SABTU, 14 OKTOBER 2023 | 17:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Suara relawan Pro Jokowi (Projo) sudah menunjukkan arah dukungan untuk bakal calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto. Meskipun, Presiden Joko Widodo meminta relawannya untuk tidak terburu-buru menentukan arah dukungan di Pilpres 2024.

Begitu dikatakan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto saat hadir di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Projo, di Indonesia Arena Komplek Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Sabtu (14/10).

Menurut Airlangga, apa yang disuarakan relawan Projo sudah sangat jelas dan tidak perlu diperjelas kembali.


"Saya rasa itu statemen yang tidak perlu diperjelas, jadi sudah sangat jelas, dan agenda berikut kan diundang oleh Ketum Projo," tutur Airlangga.

Momen relawan Projo menyuarakan nama Prabowo Subianto terjadi saat Presiden Jokowi berpidato. Jokowi awalnya mengingatkan pada seluruh pendukungnya bahwa penggantinya sebagai presiden nanti harus sosok yang memiliki visi taktis, berani mengambil risiko, dan punya nyali menghadapi tekanan negara asing.

Setelah pesan-pesan itu, Presiden Jokowi menanyakan siapa sosok yang dinilai Projo cocok untuk menggantikannya di Pilpres 2024. Serentak, relawan Projo menyebutkan nama Menteri Pertahanan yang juga bakal capres KIM, Prabowo Subianto.

Mendengar jawaban itu, Jokowi kembali mengingatkan pada relawannya untuk tidak terburu-buru menentukan pilihan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya