Berita

Mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, dan Direktur Alsintan Kementan, Muhammad Hatta, digiring petugas dengan mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK, Jumat malam (13/10)/RMOL

Hukum

Syahrul Yasin Limpo dan Muhammad Hatta Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK

JUMAT, 13 OKTOBER 2023 | 19:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL), dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Kementerian Pertanian (Kementan), Muhammad Hatta (MH), akhirnya resmi mengenakan rompi oranye tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Syahrul dan Hatta yang sudah mengenakan rompi tahanan KPK dengan tangan diborgol besi ini digiring petugas KPK menuju tempat konferensi pers di Gedung Juang pada Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat malam (13/10).

Artinya, KPK sebentar lagi akan mengumumkan upaya paksa penahanan terhadap Syahrul Yasin Limpo dan M Hatta untuk 20 hari pertama di Rutan KPK.


Kegiatan konferensi pers kali ini dipimpin Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, didampingi Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dan Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri.

Syahrul Yasin Limpo sebelumnya ditangkap tim penyidik KPK di salah satu apartemen di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis malam (13/10). Dia pun langsung digiring ke Gedung Merah Putih KPK pada pukul 19.15 WIB.

Sedangkan, Hatta hadir memenuhi panggilan tim penyidik sebagai tersangka pada pukul 15.07 WIB. Keduanya pun sudah diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi berupa pemerasan terhadap pejabat di Kementan, serta dugaan penerimaan gratifikasi.

Dalam perkara ini, sebelumnya KPK sudah melakukan penahanan terhadap satu tersangka lainnya, yakni Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan, Kasdi Subagyono (KS) pada Rabu (11/10).

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya