Berita

Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla bersama Bacapres Anies Baswedan di Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu pagi (7/10)/Ist

Politik

Pimpin 270 Juta Rakyat, JK Tegaskan Perlu Figur Berpengalaman

SABTU, 07 OKTOBER 2023 | 11:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Bakal Capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan dinilai sebagai figur yang lengkap untuk memimpin bangsa Indonesia ke depan. Pasalnya, Anies pernah menjadi Rektor, Gubernur, hingga Menteri.

Oleh karena itu, mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK memberikan vitamin saat menerima kunjungan silaturahmi Anies ke kediamannya, Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan, Sabtu pagi (7/10).

Vitamin itu, kata JK, untuk bekal Anies menghadapi kontestasi Pilpres 2024 yang tinggal beberapa bulan lagi.


“Saya kasih vitamin supaya stamina lebih kuat menghadapi empat bulan ke depan,” ucap JK seusai pertemuan.

Menurut JK, Anies telah memiliki bekal yang cukup atau berpengalaman menjadi pemimpin. Sebab, Indonesia merupakan bangsa yang besar dan memiliki kompleksitas persoalannya sendiri.

“Kalau tidak ada pengalaman bagaimana memimpin bangsa ini 270 juta (rakyat)? Ini bukan Singapura, bukan Malaysia. Ini 8 kali dibanding Malaysia, jadi ini butuh orang bersinergi,” tandas JK.

JK menerima kunjungan silaturahmi Anies Baswedan yang didampingi jurubicaranya, Sudirman Said. Mereka menggelar pertemuan dan berdiskusi kurang lebih 2,5 jam. Mereka sarapan pagi bersama dengan Coto Makassar dan Anies dibekali multivitamin dari JK.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya