Berita

Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, Rusia/Net

Dunia

China dan Rusia jadi Pemimpin Tatanan Dunia Baru

SABTU, 07 OKTOBER 2023 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China dan Rusia saat ini sedang memimpin terbentuknya sebuah tatanan global baru yang ditandai dengan perubahan radikal dalam politik internasional dan hubungan ekonomi.

Begitu menurut Stefan Huth, pemimpin redaksi harian Jerman Junge Welt, saat berbicara kepada Russian Today di sela-sela Klub Diskusi Valdai di Sochi, Rusia.

Menurut Huth, proses ini juga ditandai dengan semakin berkembangnya kerja sama internasional negara-negara Selatan, seiring dengan upaya negara-negara Afrika untuk mendefinisikan kembali peran mereka dalam perubahan lanskap.


“Secara khusus, negara-negara Afrika merasa prihatin karena mereka benar-benar menderita akibat penjajahan selama ratusan tahun, dan sekarang mereka memiliki kesempatan untuk menetapkan tujuan mereka dengan cara yang baru, mencari mitra baru, dan menetapkan persyaratan perdagangan baru,” katanya, seperti dikutip dari RT, Jumat (6/10).

“Dan menurut saya Rusia dan China adalah mesin dari proses ini. Apa yang kita saksikan di Afrika, dan khususnya Afrika Sub-Sahara, sungguh menakjubkan. Tatanan dunia baru sedang berkembang di depan mata kita,” tambah Huth.

Ketika ditanya tentang peran Uni Eropa dalam munculnya tatanan global baru, Huth menjawab bahwa mereka “berjalan di dua jalur.”

Di satu sisi, katanya, mereka mencoba mengambil keuntungan dari situasi ini, namun di sisi lain blok tersebut masih berpegang teguh pada sistem keuangan lama yang didominasi Barat.

“Saya kira mereka lebih berpegang pada tatanan dunia lama, dan menentang negara-negara ekonomi baru yang sedang berkembang, yang cukup mencolok karena terdapat beberapa kontradiksi yang menyertainya,” Huth menekankan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya