Berita

Erick Thohir/RMOL

Politik

Puncaki Survei Elektabilitas, Erick Thohir Kian Mengerucut Jadi Pendamping Prabowo

JUMAT, 06 OKTOBER 2023 | 19:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bursa calon pendamping Prabowo Subianto di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024, semakin mengerucut.

Sejumlah nama dari mulai Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto; Menteri BUMN, Erick Thohir; hingga Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dinilai layak menjadi pendamping Ketua Umum Gerindra sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres).

Direktur Eksekutif Politika Research & Consulting (PRC) Rio Prayogo menilai, dari ketiga nama tersebut, Erick paling menjanjikan.


“Berdasarkan survei teranyar lembaga kami, Prabowo lebih menjanjikan bersama Erick Thohir, bukan bersama Khofifah,” kata Rio dalam keterangan tertulis, Jumat (6/10).

Dalam survei terbaru PRC, urai dia, Prabowo-Erick meraih elektabilitas 38,8 persen dalam simulasi tiga pasangan. Sementara, pasangan Ganjar-Sandiaga ada di posisi kedua dengan 31,9 persen, disusul Anies-Muhaimin 16,5 persen. Dalam simulasi berikutnya, lanjut dia, Prabowo-Erick meraih 38,2 persen. Sementara lawannya, Ganjar-Ridwan Kamil 33,1 persen, dan Anies-Muhaimin 18 persen.

“Dalam simulasi tujuh nama Cawapres, Erick Thohir meraih elektabilitas 16,8 persen. Elektabilitas Ridwan Kamil sebesar 16,4 persen, dan Muhaimin Iskandar sebesar 15,4 persen. Berikutnya, Sandiaga Uno (12,6 persen), Gibran Rakabuming Raka (10,8 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (10 persen), dan Airlangga Hartarto (1,2 persen),” tutur dia.

Lebih lanjut, Rio mengatakan, Khofifah hanya berbasis di Jawa Timur (Jatim), sementara Erick kuat di Jatim, menjadi salah satu representasi Nahdlatul Ulama (NU), dan suaranya lebih merata di seluruh Indonesia, khususnya di luar Jawa dan tidak sebatas kalangan tertentu saja.

Ditambahkan Rio, Erick juga bisa merambah basis suara yang belum dimiliki Prabowo. Yakni generasi milenial, khususnya masyarakat sepakbola. Hal ini tidak dapat dilepaskan dari keterlibatannya yang intensif dalam dunia sepakbola, di mana sebelumnya Erick Thohir pernah menjadi Presiden Inter Milan.

Sejak berkiprah sebagai Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick langsung menggebrak dengan sejumlah kebijakan dan langkah yang membawa perubahan positif. Fokusnya pada pembinaan usia dini layak diapresiasi, mengingat keberhasilannya mendorong Timnas Indonesia U-17 dalam Piala Dunia U-17 2023.

"Ini semua memperkuat modal sosial dan kekuatannya sebagai tokoh berpengaruh. Erick juga menguatkan Prabowo dari narasi dan isu perbaikan ekonomi, karena memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi, saat ini menjadi Menteri BUMN dan Ketua masyarakat Ekonomi Syariah,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Survei and Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara menilai, dibanding dengan bakal cawapres lain, Erick memiliki modal sosial politik yang bisa memperkuat Cawapres baik dalam sukses pemenangan maupun dalam sukses kepemimpinan.

"Dalam sukses pemenangan, di samping ET (Erick Tohir) secara teritorial pasti bisa memperkuat kemenangan di luar Jawa. Sementara itu, ET bisa diterima di semua pihak dan strata sosial masyarakat," kata Igor.

"Sebutlah misalnya, Kelompok Milenial, kelompok Menengah, Agama dan bahkan kelompok strategis pemilih lainnya, seperti komunitas sepak bola yang sangat fanatik, serta masyarakat ekonomi syariah di mana ET jadi Ketua Umum-nya. Itu bisa menjadi instrumen politik yang efektif, karena Umat Islam merupakan mayoritas penduduk Indonesia," ujarnya menambahkan.

Belum lagi, lanjut dia, rekam jejak Erick sebagai praktisi ekonomi profesional, menegaskan dia memahami masalah-masalah ekonomi, tidak hanya sekadar praktis tetapi juga visioner dalam menjawab tantangan bangsa ke depan.

"Ini penting mengingat, calon wakil presiden yang mendampingi capres Prabowo idealnya adalah sosok yang paham masalah-masalah ekonomi secara komprehensif. Ini untuk meletakkan fondasi Indonesia 2045 sebagai negara maju," terangnya.

Selain itu, Erick Thohir mampu mendapatkan dukungan dari para pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi), lantaran dia memiliki hubungan dekat dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

"Harus dicatat bahwa Erick memiliki rekam jejak sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 yang lalu, dan telah terbukti sukses. Hal ini tentu memberikan dampak positif terhadap potensi Erick Thohir dalam menghimpun dukungan dari para pendukung Jokowi di seluruh wilayah Indonesia, dan tidak tersegmentasi di wilayah tertentu saja," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya