Berita

Bakal calon presiden PDIP, Ganjar Pranowo, dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

PDIP Sangat Butuh Jokowi untuk Dongkrak Popularitas Ganjar

RABU, 04 OKTOBER 2023 | 14:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski sekadar petugas partai, Joko Widodo (Jokowi) masih sangat dibutuhkan oleh PDI Perjuangan. Partai banteng moncong putih ini butuh Jokowi untuk mendongkrak citra bakal calon presiden Ganjar Pranowo.

Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Firman Manan, tak menampik kalau PDIP sangat membutuhkan sosok ayah Kaesang Pangarep itu. Mengingat popularitas Jokowi saat ini masih cukup besar di mata publik.

"Iya karena hari ini presiden popularitasnya tetap tinggi, bahkan kemudian kepuasan publiknya masih tinggi juga," kata Firman saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (3/10).


Menurut Firman, saat ini masih banyak orang yang senang dengan kepemimpinan Jokowi. Bahkan tak sedikit yang menjadi loyalis bekas Gubernur DKI Jakarta ini.

"Tentu orang-orang itu bisa dipengaruhi. Mungkin mayoritas orang-orang yang mendukung presiden Jokowi," ucapnya.

Sebelumnya, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menyebut, pernyataan Jokowi kepada bacapres Ganjar Pranowo terkait bisik-bisik menjadi sinyal kuat dukungan dari kepala negara.

Hasto mengatakan itu untuk menanggapi pernyataan Jokowi yang mengaku berbisik-bisik dengan Ganjar soal pangan saat Rakernas IV PDIP di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (29/9).

"Menunjukkan sinyal yang sangat kuat, ini kode keras dari Presiden Jokowi terhadap Pak Ganjar Pranowo," kata Hasto.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya