Berita

Para korban saat dievakuasi oleh ambulans di distrik Mastung, Provinsi Balochistan, Pakistan, setelah sebuah bom meledak pada Jumat, 29 September 2023/Net

Dunia

Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan Saat Maulid Nabi, 52 Orang Tewas

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2023 | 18:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah serangan bom bunuh diri kembali mengguncang provinsi Balochistan, Pakistan, saat masyarakat berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi pada Jumat (29/9).

Dalam serangan keji itu, 52 orang dilaporkan meninggal dunia, dan lebih dari 50 lainnya mengalami luka-luka di sebuah masjid di wilayah itu.

“Pembom meledakkan dirinya di dekat kendaraan Wakil Inspektur Polisi,” kata Wakil Irjen Polisi Munir Ahmed.


Saat ini, para korban dirawat di rumah sakit di kota terdekat Mastung, dengan Menteri Dalam Negeri Sarfraz Bugti menyebut ledakan itu sebagai serangan yang sangat keji.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut, namun Taliban Pakistan yang dikenal sebagai Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) dengan cepat membantah tuduhan itu.

Mengutip iNews, serangan mematikan sebelumnya di Balochistan dan tempat lain telah diklaim dilakukan oleh kelompok ISIS.

Provinsi Balochistan di barat daya yang kaya akan gas di perbatasan Afghanistan dan Iran telah lama menjadi lokasi pemberontakan tingkat rendah dari kelompok nasionalis Baloch selama lebih dari dua dekade, yang menyerukan kemerdekaan.

Serangan terbaru ini meningkatkan risiko bagi pasukan keamanan Pakistan menjelang pemilu nasional yang dijadwalkan pada Januari tahun depan.

Serangan serupa sebelumnya pernah terjadi pada Juli lalu, di mana lebih dari 40 orang dilaporkan tewas di provinsi barat laut Khyber Pakhtunkhwa dalam pertemuan partai politik keagamaan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya