Berita

Bacaleg Nasdem dapil Bogor, Ramzy/RMOLJabar

Politik

Tak Peduli Visi Misi, Masyarakat Cuma Ingin Caleg Tidak Ghosting Setelah Terpilih

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2023 | 06:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Para bakal calon anggota legislatif (bacaleg) diingatkan untuk tidak terlalu mengedepankan "visi-misi" saat menemui masyarakat. Karena masyarakat justru meminta para bacaleg tetap menemui mereka ketika sudah terpilih. Bukan justru ghosting alias menghilang.

"Satu tahun yang lalu saya sudah turun ke masyarakat, di awal turun saya dengan tim menyiapkan visi misi," ujar bacaleg Partai Nasdem, Ramzy, kepada wartawan di Cibinong, Kamis sore (28/9).

"Ternyata setelah saya turun di awal-awal pada waktu itu, masyarakat Kabupaten Bogor mengatakan 'sudahlah Ramzy enggak usah ngomong soal visi misi, percuma kalau terpilih enggak balik lagi'," imbuhnya.


Ia pun lantas mempelajari apa yang diinginkan masyarakat. Ternyata kegelisahan masyarakat karena caleg-caleg yang dipilih mereka dan duduk di DPR RI, sudah jarang turun lagi untuk bertemu. Sehingga muncul kekecewaan di masyarakat.

"Saya teringat apa yang disampaikan oleh Pak Anies (bacapres), visi misi bisa ditulis oleh tim, bisa dibaca oleh calon anggota dewan, dihafalkan, tinggal disampaikan. Tetapi saya enggak mau ambil porsi itu, karena visi misi enggak jauh seperti itu, dan ada empat hal yang betul-betul dirasakan oleh masyarakat," terang artis dan presenter kondang tersebut.

Lanjut Ramzy, empat hal yang sangat dirasakan masyarakat yaitu persoalan pendidikan, kesehatan, lapangan pekerjaan, dan sembako murah. Termasuk soal pupuk karena di Kabupaten Bogor banyak petani.

"Hal itulah yang diinginkan oleh masyarakat. Enggak mau macam-macam," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya