Berita

Petani melon golden di Jombang tersenyum dengan hasil panen yang bagus/RMOLJatim

Nusantara

Di Tengah Kekeringan Kemarau Panjang, Petani Melon Golden di Jombang Masih Bisa Tersenyum

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2023 | 04:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Berkah melimpah dari hasil panen buah melon golden di musim kemarau tahun ini. Para petani terlihat sumringah dan bahagia melihat hasil panen buah yang dikenal istimewa tersebut.

Bagaimana tidak, bermodal sekitar Rp45 juta untuk menanam di lahan seluas 150 bata atau 2.100 meter persegi, petani buah di Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Jawa Timur, berhasil mendapatkan hasil panen senilai Rp95 juta dalam tempo waktu sekitar 2 bulan.

"Alhamdulillah, tanam buah melon sukses. Dari nilai produksi sekira Rp45 juta dengan luas lahan 150 bata, hasil panen bagus. Harganya sebesar Rp11.500 per kilogram," kata Hakim, salah satu petani buah melon golden di Bandarkedungmulyo, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (28/9).


Hakim menuturkan, hasil panen tahun ini terbilang bagus dan harganya juga sangat bagus. Panen buah tahun ini sangat dinanti oleh para petani buah melon golden tersebut. Dari lahan 150 bata ini menghasilkan 9 ton buah melon golden.

"Kita mulanya ragu menanam buah melon golden. Tapi dengan keyakinan, alhamdulillah hasilnya bagus. Tentunya dengan perawatan maksimal," tutur Abah Hakim, sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan, masa tanam dan perawatan buah melon golden ini membutuhkan waktu sekira 70 hari untuk membuahkan hasil yang optimal. Perawatan yang dilakukan juga harus diperhatikan seperti kondisi air dan pupuk agar tanaman tetap segar. Meski dalam cuaca yang begitu panas.

"Kalau di lahan ini umurnya 68 hari, setiap hari kami selalu memantau pertumbuhannya dan diberi pupuk. Kondisi air juga diperhatikan," bebernya.

Lebih lanjut, Abah Hakim berharap adanya upaya pemerintah dalam melindungi petani. Seperti ketersediaan pupuk, dan harganya terjangkau.

"Semoga ada perhatian khusus bagi petani buah, bibit dan pupuk tersedia, juga terjangkau," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya