Berita

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid bersama pasangan bakal Capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar/Ist

Politik

Duet Anies-Muhaimin Digadang-gadang Kuda Hitam di Pilpres 2024

SELASA, 26 SEPTEMBER 2023 | 13:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pasangan bakal Capres-Cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar diyakini akan menjadi kuda hitam dalam Pilpres 2024 mendatang.

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, mengatakan partai pengusung Amin alias Anies-Muhaimin yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan merupakan parpol papan tengah hasil produk reformasi.

"Dengan kolaborasi yang baik, banyak pihak yang meyakini pasangan ini bisa menjadi kuda hitam dengan kekuatan yang dahsyat," katanya lewat keterangan tertulis, Selasa (26/9).


Ditambah, misi perubahan yang diusung duet Amin meletakkan semua kebijakan dan strategi pembangunan di atas prinsip-prinsip keadilan dan kesetaraan.

Wakil Ketua MPR RI itu menegaskan, misi perubahan yang diusung bukan serta merta mengubah seluruh tatanan yang sudah dibangun oleh pemerintahan sebelumnya.

"Namun perubahan yang dimaksud adalah memperbaiki hal-hal yang dianggap belum baik, dan melanjutkan tatanan yang sudah baik," tukasnya.

Istilah kuda hitam (dark horse) dalam sejarahnya mengesankan sifat yang misterius dan serba tidak terduga.

Kuda hitam adalah kompetitor yang sepak terjangnya misterius, namun menyimpan bakat dan potensi luar biasa sehingga potensial menang secara tak terduga.

Jika dikaitkan dengan politik, kuda hitam adalah sebutan bagi seorang calon yang tidak diperhitungkan sebelumnya namun tiba-tiba namanya melejit dan di luar dugaan mampu memenangi sebuah kompetisi politik.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya