Berita

Wakil Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Haris Rusly Moti/RMOL

Politik

Relawan Curiga Ada Upaya Belah Bambu di Balik Wacana Duet Prabowo-Ganjar

SELASA, 26 SEPTEMBER 2023 | 11:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana duet bakal capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto dengan bakal capres PDIP Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 dinilai sebagai upaya pihak-pihak tertentu yang ingin memecah belah soliditas poros koalisi.

“Ada upaya melakukan “belah bambu” terhadap koalisi parpol pendukung pak Prabowo yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM),” kata Wakil Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Haris Rusly Moti dalam keterangannya, Selasa (26/9).

Menurut Haris, banyak pihak yang gagal memprediksi, seolah dukungan kepada Prabowo Subianto melemah pasca hengkannya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari koalisi.


“Justru sebaliknya, dengan perginya PKB dan bergabungnya Partai Demokrat ke dalam KIM bersama parpol lain yang sudah bergabung sebelumnya, makin memperkuat elektabilitas pak Prabowo, juga semakin menyolidkan koalisi parpol pendukung pak Prabowo,” kata Haris.

Atas dasar itu, Haris menduga ada upaya penggiringan opini hingga wacana duet Prabowo-Ganjar kembali mencuat. Tujuannya dimaksudkan untuk menciptakan keragu-raguan untuk tujuan memecah belah komitmen dari koalisi parpol pengusung Prabowo.

“Jika benar ada niat buruk seperti itu, dipastikan tujuan dari operasi tersebut tidak akan terwujud. Saat ini partai politik yang tergabung di dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), justru makin solid dan kuat mengusung dan bertekad Insya Allah memenangkan Pak Prabowo sebagai Presiden RI ke 8 di Pilpres 2024 dalam satu putaran,” demikian Haris.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya