Berita

Bakal calon presiden (Bacapres) Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto/Net

Politik

Bukan Petugas Partai, Alasan Kalangan Pesantren Pilih Dukung Prabowo di Pilpres 2024

SENIN, 25 SEPTEMBER 2023 | 10:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kalangan pesantren di Jawa Timur, mulai memantapkan dukungan pada bakal calon presiden (Bacapres) Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

Dukungan itu, salah satunya diungkapkan pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Paiton, Ning Salwa. Dia mengatakan, Prabowo adalah sosok yang tegas, pemberani dan layak untuk menjadi pemimpin Indonesia berikutnya.

Dia meyakini, Prabowo yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, bisa independen dalam menentukan kebijakan untuk membawa Indonesia ke arah yang lebih baik di masa depan.


“Pak Prabowo bukan petugas partai tapi petugas rakyat, jadi tidak bisa disetir oleh siapapun,” kata Ning Salwa, dalam keterangannya, Senin (25/9).

Tak hanya itu, Ning Salwa memandang, kepemimpinan Prabowo nantinya, diyakini bisa mengentaskan persoalan kesenjangan sosial di masyarakat, khususnya di Jawa Timur.

“Masyarakat Jawa Timur harus mendukung Pak Prabowo agar negara ini bebas dari kesenjangan. Saya yakin Pak Prabowo bisa menang di Jawa Timur,” katanya.

Ning Salwa menakan komitmennya, untuk mengajak seluruh masyarakat yang ada di Probolinggo dan juga para santri hingga para alumni di Yayasan Darul Ulum, mendukung Prabowo pada kontestasi Pilpres 2024.

“Saya akan mengajak para santri dan alumni di Yayasan Darul Ulum Paiton untuk mendukung Pak Prabowo,” pungkasnya..

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya