Berita

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra di acara Konsolidasi Zona 4 Pemenangan Pileg PBB dan Pemenangan Capres Prabowo Subianto di Horison Hotel, Jayapura, Papua, Sabtu (23/9)/Net

Politik

Sudah Berikan Masukan pada Prabowo, Yusril Minta Pembenahan Sistem Hukum

SABTU, 23 SEPTEMBER 2023 | 22:29 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra telah mengusulkan sejumlah rencana kebijakan kepada Prabowo Subianto apabila dipercaya menjadi Presiden 2024.

Hal tersebut disampaikan Yusril dalam pidato politiknya di acara Konsolidasi Zona 4 Pemenangan Pileg PBB dan Pemenangan Capres Prabowo Subianto di Horison Hotel, Jayapura, Papua, Sabtu (23/9).

"PBB memberikan sumbangan pemikiran kepada Pak Prabowo untuk membenahi sistem politik, sistem pemerintahan, dan sistem hukum Indonesia," kata Yusril.


"Kami juga mendorong Prabowo untuk mempertimbangkan mengamandemen kembali UUD 1945. Tentu saja bagian yang amandemen harus melalui kajian matang, khususnya terkait sistem pemilihan umum," imbuhnya.

Saat bertemu Prabowo, Yusril menyarankan isu stabilitas politik dalam negeri, pembangunan ekonomi untuk rakyat, serta pembangunan di bidang hukum untuk menghadirkan kepastian hukum di Indonesia.

Secara khusus, Yusril juga membahas mengenai permasalahan di Papua. Dia pun optimistis Prabowo dengan pengalamannya sebagai seorang militer dan pengalaman akan memberikan perhatian khusus kepada Bumi Cenderawasih.

"Sehingga tidak ada lagi orang yang merasa tidak puas karena keadaan, tapi bersama-sama mensyukuri nikmat, mensyukuri apa yang kita miliki bersama dan terus bersatu dalam wadah NKRI," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya