Berita

Potongan video kader Demokrat Jakarta dukung capres Anies Baswedan/Net

Politik

Ingatkan Kader Keputusan Dukung Prabowo, Wasekjen Demokrat: Kita Patuhi dan Jalankan

SABTU, 23 SEPTEMBER 2023 | 16:48 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Setiap kader Partai Demokrat tidak boleh mencla mencle, alias harus patuhi keputusan final pengurus pusat.

Begitu pesan Wakil Sekjen Partai Demokrat Jansen Sitindaon menyikapi adanya dua kader Partai Demokrat Jakarta Selatan, yang viral di media sosial memberikan dukungan ke Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024.

Padahal, Partai Demokrat sudah menyatakan dukungan kepada Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto


"Sebagai Hakim Mahkamah Partai Demokrat saya ingin menyampaikan, semua hak itu ada batasnya. Apalagi bagi kita yang sudah terikat jadi kader dan pengurus partai," kata Jansen, dalam akun sosial media X @jansen_jsp

"Sebelum diputus kita boleh berdebat, jika sudah, itu yang harus kita patuhi dan jalankan," imbuhnya.

Di sisi lain, kader Demokrat yang viral dalam video menyatakan dukungannya ke Anies Baswedan sebagai Capres 2024 akhirnya minta maaf dan memberikan klarifikasi.

Mereka adalah Pengurus Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Demokrat Jagakarsa, Jakarta Selatan, Isa Ansori dan Soerojono.

Selain meminta maaf, mereka berdua sepakat mendukung Prabowo menjadi Presiden 2024.

"Bahwa saya tetap solid atas keputusan Partai Demokrat yang telah mendukung Bapak Prabowo sebagai presiden," kata Isa Ansori.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya