Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

18 Tentara AS di Korea Selatan Diduga Selundupkan Narkoba

KAMIS, 21 SEPTEMBER 2023 | 11:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 18 tentara Amerika Serikat (AS) diselidiki atas dugaan telah menyelundupkan narkoba di Korea Selatan.

Menurut laporan Yonhap News, seorang anggota pasukan AS di Korea (USFK) dan dua wanita sipil ditangkap pada Rabu (20/9) atas dugaan penyelundupan narkoba melalui surat militer.

Dua wanita sipil tersebut merupakan seorang warga Korea Selatan dan seorang warga Filipina. Mereka telah didakwa.


Sementara anggota USFK yang ditangkap ditempatkan di Kamp Humphreys di Pyeongtaek, 61 kilometer selatan ibu kota Seoul.

Tujuh belas tentara AS lainnya telah ditangkap dan dituntut karena dicurigai terlibat dalam pembelian dan penjualan zat terlarang tersebut.

Menurut polisi, kedua wanita tersebut bersama lima orang lainnya sebagian besar memasok obat-obatan tersebut kepada tentara AS yang ditempatkan di Pyeongtaek dan Dongducheon, 41 kilometer utara Seoul.

Polisi telah menyita hasil penjualan narkoba senilai 12.850 dolar AS, 80 ml ganja sintetis dan bahan lainnya.

Korea Selatan menampung sekitar 28.500 tentara AS berdasarkan perjanjian yang ditandatangani pada tahun 1950-an.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya