Berita

Bakal calon presiden 2024, Ganjar Pranowo/Repro

Politik

Ganjar: Saya Tidak Punya Sejarah Politik Identitas

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 19:38 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bakal calon presiden Ganjar Pranowo menegaskan tidak pernah punya sejarah yang bersinggungan dengan politik identitas.

Hal tersebut disampaikan Ganjar saat disinggung soal kemunculannya pada tayangan azan di salah satu televisi swasta baru-baru ini.

Ganjar mengatakan, kemunculannya pada tayangan azan adalah murni kepentingan stasiun TV, bukan pribadi dirinya.


"MNC punya tim kreatif, kemudian mengajak saya. Saya pastikan dia punya kepentingan yang lain. Apakah untuk company-nya, apakah untuk kepentingan yang lain. Saya tidak punya sejarah politik identitas," tegas Ganjar dalam program Mata Najwa di Grha Sabha Pramana UGM, Yogyakarta, Selasa (19/9).

Ia mengklaim tidak hanya pihak MNC, ada program televisi lain yang sempat mengajaknya untuk tampil. Ganjar pun tidak mau menelan mentah-mentah ajakan tersebut.

Sebagai seorang bakal capres, politisi PDIP ini sempat mengingatkan kepada pihak stasiun TV terkait ketentuan masa kampanye sebagaimana diatur KPU RI.

"Pada saat itu saya hanya mengingatkan, kalau ini masuk ke wilayah kampanye tolong dipertimbangkan, kecuali bukan wilayah kampanye silakan Anda pakai dan itu akan terjadi," ujarnya.

Ganjar mengaku tidak pernah menggunakan politik identitas dalam membangun citra dirinya.

"Saya akan menunjukkan diri saya sendiri, saya suka (olahraga) lari dan komunikasi dengan masyarakat. Sekali lagi, dalam politik saya tidak menggunakan politik identitas," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya