Berita

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron/RMOL

Politik

Balas Sindiran PKB, Demokrat: SBY Turun Gunung Bawa Gagasan

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 16:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat tetap santai mendengar sindiran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menyarankan agar Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), turun membawa gagasan.

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, sikap SBY yang siap turun gunung untuk memenangkan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 bermakna luas.

Herman menjelaskan, ketika SBY menyatakan turun gunung, itu artinya dia siap totalitas membantu kemenangan Prabowo, termasuk di dalamnya membawa gagasan.


“Jadi sebetulnya turun gunung itu sudah mengemas berbagai taktik, strategi, cara, ide, gagasan, ilmu pengetahuan, skill, dan bahkan yang lain,” kata Herman kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/9).

Herman lantas menegaskan, makna turun gunung SBY pada Pilpres 2024 jauh lebih luas dari sekadar penafsiran PKB.

“Saya kira turun gunung bisa diartikulasikan jauh lebih terurai dan lebih tinggi maknanya dari apa yang tadi disampaikan oleh Pak Jazilul (Waketum PKB),” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menyambut baik sikap Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang bakal turun gunung mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

“Alhamdulilah kalau semuanya mau ikut berpartisipasi, bagus. Karena akan menambah kualitas demokrasi,” kata Jazilul Fawaid kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/9).

Hanya saja, Jazilul justru mengharapkan agar semua pihak untuk turun ke bawah menawarkan visi dan gagasan kepada rakyat.

“Yang diharapkan bukan turun gunung, turun visi turun gagasan yang baik-baik untuk masyarakat ke depan,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya