Berita

Menteri Luar Negeri Inggris, James Cleverly/Net

Dunia

Inggris Berikan Jaminan Sebesar Rp 4,6 Triliun untuk Bank Iklim Asia Pasifik

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 11:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam upaya mendukung tercapainya Sustainable Development Goals PBB, Inggris berencana memberikan uang jaminan hingga 300 juta dolar AS (Rp 4,6 triliun) kepada bank iklim di Asia Pasifik.

Mengutip Reuters pada Selasa (19/9), jaminan tersebut akan disalurkan pemerintah Inggris kepada Fasilitas Pendanaan Inovatif untuk Iklim di Asia dan Pasifik (IFCAP), sebuah bank iklim yang diluncurkan Bank Pembangunan Asia (ADB) Mei lalu.

Disebutkan bahwa uang jaminan akan dirancang untuk membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan membangun infrastruktur yang tahan terhadap dampak perubahan iklim di Asia dan Pasifik.


"Jaminan dapat menghasilkan pendanaan iklim sebesar 1,2-1,8 miliar dolar AS (Rp 18,4-27,6 triliun) dan akan membantu mencapai Sustainable Development Goals PBB," ungkap laporan tersebut.

Dana tersebut akan secara resmi diumumkan Menteri Luar Negeri Inggris, James Cleverly pada sidang PBB di New York.

Cleverly juga akan mengumumkan pendanaan dan jaminan lebih lanjut senilai 180 juta pound (Rp 3,4 triliun) untuk mendukung pendidikan melalui Fasilitas Keuangan Internasional untuk Pendidikan (IFFEd).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya