Berita

(depan dari kiri), Agus Harimurti Yudhoyono, Zulkifli Hasan, Prabowo Subianto, Susilo Bambang Yudhoyono, Airlangga Hartarto, Hatta Rajasa/Ist

Politik

Airlangga: Partai Nasionalis-Religius Bersatu Menangkan Prabowo

SENIN, 18 SEPTEMBER 2023 | 14:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dukungan Partai Demokrat kepada bakal calon presiden Prabowo Subianto makin melengkapi kekuatan Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan, kini koalisi pendukung Prabowo telah lengkap dengan kekuatan partai nasionalis dan religius.

Dengan bergabungnya Demokrat ke koalisi, ia pun semakin yakin Prabowo bisa memenangi Pilpres 2024.  


"Dengan demikian seluruh partai nasional religius bersatu. Harapannya Insyaallah dengan kekuatan ini kita bisa memenangkan Pemilu 2024," kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/9).

Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menambahkan, bergabungnya Partai Demokrat menambah jumlah anggota KIM menjadi enam partai. Yakni, Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, Gelora, dan PBB.

Dukungan Demokrat disampaikan saat menggelar pertemuan antara Prabowo, Ketua Majelis Tinggi Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Hambalang, Bogor, Minggu (17/9).

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula ketua umum partai koalisi, di antara Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN, Zulkifli Hasan, hingga Ketum Gelora, Anis Matta.

Deklarasi dukungan Demokrat kepada Prabowo akan dilakukan secara resmi oleh AHY saat Rapimnas pada Kamis (21/9) mendatang.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya