Berita

Kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Provinsi Jawa Barat, Siswanda H. Sunarto/Ist

Politik

Dikpol dan Pelatihan Saksi Jadi Alat Golkar Jabar Kawal Kemenangan Pemilu 2024

MINGGU, 17 SEPTEMBER 2023 | 06:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pendidikan politik (Dikpol) dan Training of Trainer (TOT) saksi tingkat nasional terus digencarkan Partai Golkar untuk menghadapi Pemilu Serentak 2024 mendatang.

Disampaikan Kepala Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) Provinsi Jawa Barat, Siswanda H. Sunarto, Dikpol dan TOT saksi ini dilakukan untuk mengawal kemenangan partai berlambang pohon beringin itu.

"Untuk mencapai target pemenangan Partai Golkar di Jawa Barat tentu saja kita harus memiliki saksi yang kompeten dan berkapasitas. Karena itu BSNPG Provinsi Jawa Barat akan segera menggelar Dikpol dan TOT saksi untuk mengawal dan mengamankan suara pada Pemilu 2024 mendatang," kata Siswanda, dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (16/9).


Dirinya menegaskan, suara partai dalam Pemilu 2024 baik Pileg, Pilpres, dan Pilkada harus dikawal dan diamankan. Sebab itu upaya mempersiapkan diri untuk memiliki saksi di TPS yang andal adalah sebuah keharusan.

"Partai Golkar harus bisa memiliki saksi yang benar dan akurat. Harus memiliki kompetensi dan kapasitas sebagai saksi, maka dari itu Dikpol dan TOT tersebut menjadi sangat penting. Mereka yang telah mendapat pengetahuan di Dikpol dan TOT itu nanti harus mentransfer kepada saksi-saksi yang kita miliki di masing-masing Kabupaten/Kota," jelasnya.

Disebutkan Siswanda, sebanyak 270 peserta dari DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota dan DPD Golkar Provinsi Jawa Barat akan mengikuti kegiatan Dikpol dan TOT dalam dua gelombang.

"Gelombang pertama diikuti oleh 140 orang peserta yang akan dilaksanakan di Hotel Horison Bandung pada Minggu 17 September 2023. Sementara gelombang kedua juga diikuti 140 peserta pada Selasa 19 September 2023 di Hotel Sutan Raja Soreang Kabupaten Bandung," paparnya.

Para peserta dari masing-masing DPD Kabupaten/Kota dan Provinsi tersebut, lanjut Siswanda, merupakan perwakilan 2 orang dari unsur Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), 2 peserta dari unsur Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), dan 6 orang dari unsur BSNPG Kabupaten/Kota dan Provinsi.

"Kami berharap para peserta dengan total 10 peserta dari setiap Kabupaten/Kota di Jawa Barat itu bisa memperkuat pemenangan dan mengamankan suara partai mulai di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Sehingga BSNPG TPS yang merupakan organ BSNPG paling bawah bisa bekerja lebih maksimal," terangnya.

Ia menjelaskan, sedikitnya ada tiga materi utama dalam Dikpol dan TOT tersebut. Yaitu tentang kegolkaran, teori dan kemampuan sebagai saksi yang efektif, hingga pengetahuan menyangkut fungsi dan tugas saksi di TPS.

"Kita akan membekali para saksi di lapangan harus benar-benar punya kapasitas. Memiliki pengetahuan tentang platform, ideologi, dan sikap kepartaian yang memadai. Termasuk memiliki kemampuan public speaking yang baik saat bertugas di lapangan," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya