Berita

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono/Ist

Nusantara

Miris, 4.792 Keluarga di Johar Baru Buang Air Besar di Kali

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 13:51 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Masalah sanitasi lingkungan masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Pemprov DKI Jakarta. Sebab, hingga kini masih ada warga ibu kota yang tidak memiliki tangki septik hingga buang air besar langsung ke kali.

Seperti yang dilakukan ribuan warga yang tinggal di kawasan padat, kumuh dan miskin, serta belum memiliki fasilitas mandi cuci kakus (MCK) yang memadai.

Sebab itu, Pemprov DKI Jakarta berencana membantu membangun MCK bersifat komunal yang bersih untuk menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.


Untuk membangun MCK komunal tersebut, Pemprov DKI bakal menggandeng berbagai perusahaan besar dalam program bantuan corporate social responsibility (CSR).

Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, mengakui adanya masalah tersebut di wilayahnya. Misalnya di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, yang ditengarai sekitar 4.792 keluarga yang masih belum memiliki MCK.

“Iya nanti kita minta sama teman-teman (melakukan) CSR untuk bangun (toilet komunal),” kata Heru di kawasan Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (15/9).

Meski begitu, Heru belum dapat menjelaskan secara rinci seperti apa CSR yang disasar dan target pembangunan fasilitas tersebut.

Heru hanya mengatakan bahwa rencana pembangunan toilet komunal tersebut masih terus dibahas bersama dinas terkait.

Sebelumnya, anggota DPRD DKI Jakarta asal Fraksi PKS Karyatin Subiyantoro menyebutkan, 4.792 keluarga di Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, tidak memiliki fasilitas MCK.

Persoalan itu diungkap Karyatin saat menyampaikan pandangan umum Fraksi PKS terhadap Raperda tentang Perubahan APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2023 di ruang paripurna Gedung DPRD DKI, Rabu (13/9).

“Di Kecamatan Johar Baru misalnya, masih ada 4.792 kepala keluarga yang belum memiliki MCK,” ujar Karyatin.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya