Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Afrika jadi Tujuan Menarik untuk Ekspor Pangan Belarusia

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 10:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selaih sukses membangun kerja sama dengan beberapa negara Asia, Belarusia mulai memusatkan perhatiannya pada perdagangan dengan Afrika.

Oleg Zhidkov, Ketua perusahaan industri makanan Belarusia, Belgospishcheprom, mengatakan, Afrika akan sangat menjanjikan untuk mengekspor produk makanan.

Belgospishcheprom adalah perusahaan industri makanan negara Belarusia yang mencakup 46 produsen makanan yang bekerja dengan lebih dari 30 negara di dunia.


“Geografi ekspor terus berubah. Minggu lalu kami mengirimkan batch pertama ke Guinea Ekuatorial," kata Zhidkov di sela forum bisnis PromFood yang diselenggarakan di Minsk, Kamis (14/9).

"Ini adalah pasar baru dan menarik bagi kami. Kami melihat benua Afrika menjanjikan bagi kami,” tambahnya.

China merupakan negara yang paling aktif membangun kerja sama ekonomi dengan Belarusia. Perdagangan makanan ke China mayoritas adalah aneka manisan dan bahan-bahannya.

"Selama beberapa tahun kami terus menawarkan pilihan produk manisan di pasar ini dan terus meningkatkan pengiriman produk. Hari ini kami menawarkan minyak lobak ke China. Kami juga sedang mendiskusikan pengiriman gula Belarusia ke kawasan Asia dengan mempertimbangkan situasi global dan harga produk ini,” tambahnya, seperti dikutip dari Belta.

Semakin lama semakin banyak negara yang tertarik untuk bekerja sama dengan Belarusia di bidang makanan. Oleg Zhidkov mengatakan negara-negara Baltik juga telah menunjukkan minatnya untuk memperluas kerja sama dengan Belarusia.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya