Berita

Anies Matta, Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, Zulkifli Hasan, dan Yusril Ihza Mahendra usai pertemuan ketua umum partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM)/Ist

Politik

Kelakar Zulhas Soal Program KIM: Kebetulan Angkanya 12 Pas, Saya Langsung Setuju

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 00:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Amanat Nasional (PAN) tidak keberatan dan menyetujui 12 program strategis yang akan dijalankan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dalam menghadapi Pemilu 2024.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan usai melakukan Pertemuan dengan para ketua umum partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (14/9).

Hadir dalam pertemuan itu, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, dan Ketum Gelora Indonesia Anis Matta.


"Tadi Pak Prabowo memaparkan 12 fokus kebijakan, saya bilang nggak ditambah juga nggak apa-apa, udah 12. Ini kebetulan angkanya 12 pas, jadi saya langsung setuju," ujar Zulhas, dalam konferensi pers usai pertemuan.

Pernyataan Zulhas itu, langsung disambut tawa riang oleh Prabowo, yang juga diikuti tawa para ketum dan pengurus parpol KIM lainnya.

Kata Zulhas, jumlah kebijakan tersebut sama dengan nomor urut PAN.

Lebih lanjut, kata Zulhas, dalam pertemuan santai tapi serius itu, Airlangga juga membahas soal masa depan bersama KIM.

"Abis itu Pak Airlangga mengusulkan masa depan bersama kita, ya setuju Pak. Masa dePAN bersama kita," selorohnya.

Dalam pertemuan itu, Zulhas didampingi Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh P. Daulay, Ketua Umum Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Intan Fauzi, dan Ketua DPP PAN Zita Anjani.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya