Berita

Bakal calon presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto/Net

Politik

Sosok Pemimpin Merakyat, Alasan Kiai dan Santri Jawa Timur Dukung Prabowo Subianto

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2023 | 05:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mencari sosok yang merakyat dan berpihak pada rakyat kecil, menjadi alasan massifnya dukungan kiai dan santri di Jawa Timur, kepada bakal calon presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto.

Terkini, deklarasi dukungan dari santri dan kiai digelar dalam acara bertajuk "Jawa Timur Bermunajat untuk H. Prabowo Pemimpin Berdaulat dan Petugas Rakyat", di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Tegal Rejo, Pasuruan, KH Arjun Khan, mengatakan, dukungan dia berikan karena semua yang dilakukan Prabowo bertujuan untuk menyejahterakan rakyat Indonesia.


"Kita tahu bahwa apa yang dilakukan selama ini semuanya untuk rakyat dan demi rakyat, maka dari itu kita harus dukung sepenuhnya," kata Kiai Arjun dalam keterangan tertulis, Rabu (13/9).

Dia mengingatkan, agar cermat dalam menilai sosok pemimpin. Dia meyakini, pada tahun 2024, Prabowo bisa menjadi pemimpin Indonesia yang baik dan juga amanah.

"Saya harap masyarakat bisa lebih baik dalam menilai ke depan karena memang sudah berkali-kali beliau mencalonkan dan mudah-mudahan ini yang dinanti-nanti oleh semua," katanya.

Kiai Arjun juga menyampaikan harapan, jika Prabowo menjadi Presiden Indonesia, agar bisa lebih memperhatikan pondok pesantren khususnya di Jawa Timur.

"Tapi secara luas harapan kita adalah beliau mampu memimpin rakyat dan tentu saja mewujudkan suasana Indonesia ini semakin maju, lebih kuat, lebih bisa disegani di dunia internasional," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya