Berita

Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

Yakin Penentuan Cawapres Prabowo Tak Akan Sulit, PAN: Pasti Ada Jalan

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 17:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Amanat Nasional (PAN) masih belum menyiapkan bakal cawapres alternatif selain Menteri BUMN Erick Thohir untuk diusulkan sebagai pendamping bakal capres Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto.

“Sampai sekarang, PAN masih mendorong dan mengusulkan Erick Thohir untuk mendampingi Prabowo. PAN belum membuat alternatif cawapres,” kata Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu, Selasa (12/9).

Legislator asal Sumatera Utara itu juga tidak ingin berandai-andai mengenai kemunculan nama putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, yang digadang-gadang menjadi bacawapres Prabowo.


Terlebih, Gibran masih terkendala batas usia minimal untuk menjadi bakal cawapres pada Pilpres 2024. Meskipun, gugatan batas minimal usia capres-cawapres 35 tahun hingga kini masih digodok di Mahkamah Konstitusi (MK).  

“PAN belum membuat alternatif cawapres. Keputusan MK terkait usia cawapres juga belum diketok. Artinya, ketentuan soal usia masih tetap sesuai dengan aturan yang ada," tuturnya.

"Kami tidak mau berandai-andai. Jalankan saja yang ada saat ini. Nanti, kalau sudah diputuskan, baru diwacanakan. Babnya beda,” imbuh Saleh.

Sebagai salah satu parpol anggota Koalisi Indonesia Maju dan menyodorkan nama Erick Thohir sebagai bakal cawapres untuk mendampingi Prabowo, PAN juga tetap menghormati Partai Golkar yang menyodorkan nama ketua umumnya Airlangga Hartarto.  

“PAN menghormati keputusan Golkar yang mengusung Airlangga. Siapa nanti di antara calon yang ada yang akan diputuskan, terserah kepada para ketua umum KIM,” kata anggota Komisi IX DPR RI ini.

Karena itu, Saleh meyakini Koalisi Indonesia Maju tidak akan sulit menentukan bakal cawapres untuk mendampingi Prabowo pada Pilpres 2024. Sebab, semua parpol di koalisi punya niat yang sama-sama mulia untuk kepentingan bangsa dan negara.

“InsyaAllah pasti ada jalan. Tidak ada yang sulit kalau semua didasarkan niat mulia,” demikian Saleh.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya