Berita

Seorang penyintas gempa bumi Maroko saat berada di balik reruntuhan/Net

Dunia

Update Korban Gempa Maroko: 2.862 Meninggal Dunia, Lebih dari 2.500 Luka-luka

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 10:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Korban jiwa akibat gempa bumi di Maroko terus bertambah menjadi lebih dari 2.800 orang pada Senin malam (11/9) waktu setempat.

Data yang dikeluarkan stasiun TV pemerintah juga mencatat sebanyak 2.562 orang lainnya mengalami luka-luka.

“Jumlah korban tewas meningkat menjadi 2.862 orang dan 2.562 orang terluka, karena sebagian besar zona gempa berada di daerah yang sulit dijangkau,” bunyi laporan dari Stasiun TV pemerintah Maroko.


Seperti dimuat Malay Mail, Selasa (12/9), sejauh ini, pihak berwenang belum mengeluarkan perkiraan terkait jumlah orang hilang.

Namun, pemerintah Maroko telah menerima bantuan tim pencari dari Spanyol, Inggris, dan Qatar, yang bergabung dalam upaya menemukan korban selamat lainnya dengan mengerahkan spesialis pencarian dan anjing pelacak.

Pada Senin malam tenda-tenda dikabarkan mulai didirikan di beberapa lokasi di luar ruangan untuk para penyintas, ketika orang-orang menghabiskan malam keempat pasca gempa bumi berkekuatan 6,8 magnitudo yang berpusat di Pegunungan High Atlas mengguncang negara itu pada Jumat.

Menurut keterangan tentara Maroko, pihaknya kini terus memperkuat tim pencarian dan penyelamatan, serta menyediakan air minum, dan mendistribusikan makanan, tenda, dan selimut di daerah-daerah terdampak dengan bantuan relawan asing.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya