Berita

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Subianto/Net

Nusantara

Stok Beras Cukup, DPRD Jatim Minta Pemerintah Tingkatkan Subsidi Pupuk

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 02:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Stok beras di Jawa Timur dipastikan lebih dari cukup. Bahkan, dengan stok saat ini, Jawa Timur bisa menyuplai beras ke daerah lain.

Begitu dikatakan anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Subianto. Meski stok beras cukup, dia mendorong pemerintah untuk meningkatkan subsidi pupuk.

"Logikanya mana mungkin produksinya bisa meningkat kalau pupuk subsidinya dikurangi," ujar politisi Partai Demokrat ini, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Senin (11/9).


Subianto menambahkan untuk mengendalikan harga, harus sering dilakukan operasi pasar. Ia juga mengatakan impor beras diperbolehkan namun tidak secara terus menerus.

"India kala itu belajar ke Indonesia agar bisa swasembada beras. Sekarang malah kebalikannya. Mereka menerapkan panca usaha tani," katanya.

Terkait dugaan adanya permainan spekulan, Subianto mengatakan peran Aparat Penegak Hukum (APH) harus lebih aktif agar tidak terjadi penimbunan. Termasuk juga peran Koperasi Unit Desa (KUD) juga harus dikembalikan.

"Selain itu juga program menanam keanekaragaman pangan. Sehingga tidak ketergantungan beras," katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, produksi padi Jawa Timur  pada bulan September 2023 sebesar 520.889 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau lebih besar 9,23 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2022 yaitu sebesar 481.059 ton GKG.

Namun persoalannya, adalah harga Gabah Kering Panen (GKP) naik dari harga eceran tertinggi (HET), sehingga produk akhirnya dalam hal ini beras ikut mengalami kenaikan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya