Berita

Bacapres PDIP Ganjar Pranowo/Ist

Politik

Jika Hasil Survei Ganjar Menang, Dipastikan Abal-abal

SABTU, 09 SEPTEMBER 2023 | 17:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Elektabilitas bakal calon presiden (bacapres) dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo mendapat sorotan. Bekas Gubernur Jawa Tengah itu dinilai belum dikenal masyarakat Indonesia, terutama di luar Pulau Jawa.

Aktivis senior yang juga jebolan statistik Universitas Padjajaran (Unpad), Setya Dharma Pelawi menilai jika ada survei yang hasilnya memenangkan Ganjar Pranowo, maka dipastikan kredibilitas lembaga survei tersebut dipertanyakan.

"Kalau ada survei yang menyatakan suara Ganjar Pranowo itu menang, saya memastikan itu adalah survei abal-abal," ucap Setya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/9).   


Menurut dia, hasil survei tersebut tak ubahnya sebagai alat kampanye dari pihak tertentu dengan memainkan sampling.

"Hasil survei abal-abal tersebut dijadikan alat kampanye untuk membohongi rakyat yang tidak mengerti tentang sampling. Sederhananya, Ganjar Pranowo itu tidak dikenal oleh rakyat di luar Pulau Jawa," jelasnya.

Sedangkan bakal capres lainnya yakni Anies Baswedan dan Prabowo Subianto, di mata setya justru lebih dikenal oleh rakyat ketimbang Ganjar Pranowo.

"Pengamatanku Anies Baswedan tak tertahankan suaranya. Semisal Pemilu jujur dan tidak ada "sesuatu", hampir dipastikan Anies juara dan akan bersaing dengan Prabowo," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya