Berita

Ketua DPP Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat, Herman Khaeron/RMOL

Politik

Demokrat Harap Komunikasi Politik ke Kubu Ganjar dan Prabowo Berjalan Baik

SABTU, 09 SEPTEMBER 2023 | 16:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Upaya komunikasi dilakukan Partai Demokrat kepada dua gerbong koalisi Pilpres 2024, yakni Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo Subianto, dan Koalisi PDI Perjuangan yang mengusung Ganjar Pranowo.

Ketua DPP Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat, Herman Khaeron menjelaskan, Demokrat perlu membangun komunikasi dengan dua koalisi itu pasca cabut dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP)

"Semua itu prioritas. Komunikasi politik ini penting (bagi) negara ini dibangun oleh kita semua, oleh rakyat kita semua, oleh semua partai. Oleh karenanya komunikasi dijalin dengan semua partai," ujar Herman di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/9).


Dia menjelaskan, komunikasi dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan Koalisi PDIP sudah berjalan, Hanya saja, Demokrat berharap hasil dari proses yang sudah terjadi mampu menghasilkan kesepakatan bersama.

"Komunikasi berjalan baik dan mudah-mudahan ini adalah membuka jalan apakah nanti ke Pak Ganjar atau ke Pak Prabowo, tentu akan ditentukan di majelis tinggi partai dan terus kami bekerja," tuturnya seraya berharap.

Lebih lanjut, Herman meyakini kesepakatan dapat diambil jika komunikasi bisa berjalan dengan baik di antara para pihak.

"Tentunya pintu membuka proses untuk bisa masuknya Partai Demokrat dalam koalisi dan komunikasi politik ini, sampai dengan hari ini, kedua belah pihak terjalin dengan baik," ungkapnya.

"Mudah-mudahan ini juga menjadi arah tujuan koalisi Partai Demokrat sendiri," demikian Herman menambahkan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya