Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Mahfud MD dalam acara ASEAN Political-Security Community (APSC) yang digelar di Gedung Nusantara, Sekretariat ASEAN pada Senin, 4 September 2023/RMOL

Dunia

Di Pertemuan APSC, Mahfud MD Dorong Peningkatan Kerja Sama Politik dan Keamanan ASEAN

SENIN, 04 SEPTEMBER 2023 | 12:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di tengah ketegangan dan persaingan geopolitik yang semakin meningkat di dunia, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Mahfud MD mendorong pencegahan terjadinya konflik di kawasan.

Dalam pembukaannya di acara ASEAN Political-Security Community (APSC) yang digelar di Sekretariat ASEAN, Gedung Nusantara, Senin (4/9), Mahfud menyoroti perang antara Rusia dan Ukraina.

Menurutnya, konflik yang pecah antara kedua negara itu sejak tahun lalu sampai saat ini perlu menjadi peringatan bagi negara-negara ASEAN, agar konflik tersebut tidak terjadi di kawasan.


"Kita tidak boleh membiarkan situasi yang sama terjadi di kawasan kita dan menghambat kemajuan yang telah dicapai ASEAN sejak tahun 1967," kata Mahfud.

Untuk itu, dalam pertemuan yang ditujukan untuk mempercepat kerja sama politik dan keamanan di ASEAN itu, Mahfud mendesak agar seluruh anggota ASEAN tidak melupakan dan melewatkan berbagai tantangan spesifik yang terjadi di kawasan.

"Jika kita tidak mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan ini, relevansi kita dalam mewujudkan perdamaian di kawasan regional dan global bisa saja terganggu," tambahnya.

Dalam konteks keamanan, Menko Polhukam lebih lanjut juga menyerukan kepada para delegasi ASEAN yang hadir untuk meningkatkan kerja sama lintas batas yang lebih kuat, guna memerangi kejahatan terorganisir transnasional, seperti pencucian uang, obat-obatan terlarang, perdagangan manusia hingga terorisme.

"Kita perlu bekerja sama dalam meningkatkan kerja sama regional pengelolaan perbatasan, bantuan hukum lintas batas, dan pertukaran informasi," tegas Mahfud, seraya menyoroti penyusunan akhir Cetak Biru, untuk keamanan ASEAN.

Di akhir sambutannya, Mahfud turut mengapresiasi kemajuan yang dicapai oleh
Satuan Tugas Tingkat Tinggi dalam mempersiapkan Visi Komunitas ASEAN 2045, dan mendorong terciptanya visi tersebut di masa mendatang.

"Mari kita pastikan bahwa Visi Komunitas ASEAN 2045 dan dokumen kehadiran atau rencana strategisnya dapat sesuai dengan tantangan saat ini dan masa depan," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya