Berita

Bakal capres Anies Baswedan bertemu pimpinan pondok pesantren di Jombang/Ist

Politik

Bertemu Jamaah Thoriqoh di Jombang, Anies Berharap Tasawuf Jadi Spirit dalam Politik

JUMAT, 01 SEPTEMBER 2023 | 05:32 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan mengajak para relawan di Kabupaten Jombang, berkampanye dan berpolitik secara santun.

Serangkaian kunjungannya di Jombang tersebut, Anies mengakhiri kegiatan silaturahmi dan berziarah ke Masyayikh sejumlah pesantren dengan menyapa relawan di Universitas Darul Ulum.

Ketua Umum Forum Masyarakat Santri Nusantara (FormasNU), Gus Abdur Rouf Qusyairi mengatakan kedatangan Anies Baswedan di Kabupaten Jombang dalam rangkaian ziarah ke muassis Nahdlatul Ulama mulai dari Tebuireng, Rejoso, Tambakberas, dan Denanyar.


Gus Rouf akrab disapa menjelaskan sewaktu bersilaturahim ke Pondok Rejoso, Anies bertemu Mursyid Qodiriyah wan Naqsabandiyah, KH Tamim Romly. Sambung dia, Anies mengungkapkan banyak hal yang bisa dijadikan spirit dan langkah politik untuk lebih kondusif dengan tasawuf.

“Beliau tadi waktu sowan bertemu langsung dengan Jamaah Thoriqoh yang kebetulan sedang Tawajuhan. Spirit dunia tasawuf bisa menjadi landasan dalam bertindak berpikir melangkah ke depan untuk lebih santun dan kondusif," ujar Gus Rouf, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (31/8).

"Berbarengan dengan giat Ibu Fery talkshow Ibu Nyai dan Neng di Yusro. Nah, temen-temen relawan juga berhimpun dari kalangan guru madin, petani, dan pekerja informal serap aspirasi dengan Anies Baswedan di kampus Undar," tambahnya

Menurutnya, Anies Baswedan ini sangat dekat dengan pergerakan aktivis dan intelektual kampus. Relasi sewaktu menjadi Ketua Senat di UGM (Universitas Gajah Mada) ini juga banyak kawan-kawan yang dari kampus Universitas Darul Ulum Jombang.

"Saya berharap dari Muhibbah (kunjungan) selama di Jombang ada spirit perubahan lebih baik yang mengedepankan persatuan, toleransi, kondusif, dan pemilu berjalan demokratis," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya