Berita

Paparan temuan terbaru LSI Denny JA bertajuk “Pertarungan Partai Pendukung Capres” yang dirilis pada Rabu (30/8)/Net

Politik

Pemilu 2024 Mengerucut Tiga Poros, Suara Partai Pro-Prabowo Unggul atas Anies dan Ganjar

RABU, 30 AGUSTUS 2023 | 15:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sampai saat ini, terdapat tiga poros koalisi parpol pengusung bakal calon presiden yang potensial akan berlaga di Pemilu 2024.

Partai poros pengusung Prabowo Subianto yang terdiri dari empat partai politik yaitu Gerindra, Golkar, PKB, dan PAN. Poros Ganjar Pranowo terdiri dari dua partai politik yaitu PDIP dan PPP. Poros Anies Baswedan terdiri dari Nasdem, Demokrat, dan PKS.

Peneliti LSI Denny JA, Ade Mulyana, mengungkapkan, dari ketiga poros koalisi tersebut, perolehan suara partai pro-Prabowo menempati posisi teratas dari dua poros lainnya. Hal ini, mengacu perolehan kursi koalisi di Pemilu 2019.


“Partai poros pro-Prabowo terbesar dalam perolehan kursi koalisi. Total dukungan partai pro-Prabowo sebesar 46,09 persen. Terdiri dari empat partai, Gerindra sebesar 13,57 persen, PKB sebesar 10,09 persen, Golkar sebesar 14,78 persen, dan PAN sebesar 7,65 persen,” ujar Ade saat memaparkan temuan terbaru LSI Denny JA bertajuk “Pertarungan Partai Pendukung Capres” yang dirilis pada Rabu (30/8).

Adapun, total dukungan partai pro-Ganjar sebesar 25,56 persen. Terdiri dari dua partai yaitu PDIP sebesar 22,26 persen dan PPP sebesar 3,3 persen.

Sedangkan keseluruhan dukungan partai pro-Anies sebesar 28,35 persen, terdiri dari Nasdem sebesar 10,26 persen, Demokrat sebesar 9,39 persen, PKS sebesar 8,70 persen.

“Jika dibuat ranking, dari perolehan kursi koalisi di Pemilu 2019, poros Prabowo memimpin, diikuti Poros Anies, baru kemudian Poros Ganjar,” tutupnya.

Survei LSI Denny-JA ini dilakukan pada medio 1-8 Agustus 2023, secara wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia dengan margin of error ditetapkan sebesar 2,9 persen.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya