Berita

Research Director Indef, Berly Martawardaya/Repro

Politik

Ibarat Makan Cabe, Infrastruktur Jokowi Bisa Bikin Sakit Perut

SELASA, 29 AGUSTUS 2023 | 18:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Selama dua periode menjabat sebagai Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi selalu membanggakan pembangunan infrastruktur. Ribuan kilometer tol selalu didengungkan sukses dilakukan selama Jokowi menjabat presiden hampir 10 tahun.

Namun, menurut pandangan Research Director Indef, Berly Martawardaya, pembangunan infrastruktur haruslah tepat sasaran. Hal ini dipaparkan Berly saat menjadi narasumber diskusi Republik Ayam Jago yang dipandu Arief Poyuono, Selasa (29/8).

"Kelebihan infrastruktur juga negatif. Harus ada nilai optimalnya lah infrastruktur itu," kata Berly seperti disiarkan kanal YouTube Republik Merdeka TV.


Ekonom Indef itu lantas menyarankan, di ujung masa pemerintahan Presiden Jokowi, infrastruktur yang sudah terbangun itu harus diaudit ulang.

"Infrastruktur itu kayak makan cabe. Kalau enggak ada cabe enggak semangat. Kalau kebanyakan juga sakit perut," kata Berly mengibaratkan.

Presiden Jokowi dalam banyak kesempatan mengklaim pemerataan infrastruktur, akan mampu memfasilitasi produksi dalam negeri. Oleh karena itu, infrastruktur yang dikerjakannya selama hampir 10 tahun ini harus dilanjutkan presiden berikutnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya