Berita

Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco/Net

Politik

Sufmi Dasco: Isu Negatif Dibuat Karena Elektabilitas Prabowo Tertinggi

MINGGU, 27 AGUSTUS 2023 | 20:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto dihantam narasi negatif, terkait isu penculikan, pelanggaran HAM hingga kebangkitan orde baru.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa masyarakat saat ini sudah cerdas dan tidak mudah digiring dengan isu dan tudingan yang membenturkan Prabowo Subianto.

“Karena semua tudingan yang ditujukan, sangat mudah untuk dijawab dan dipatahkan,” kata Dasco lewat keterangan tertulisnya, Minggu (27/8).


Menurutnya, pihak-pihak yang menggulirkan isu negatif kepada Prabowo, lantaran khawatir elektabilitas Menteri Pertahanan RI ini selalu moncer di sejumlah lembaga survei.

“Mereka yang gamang, dengan elektabilitas Pak Prabowo yang saat ini di angka tertinggi, membutuhkan narasi negatif yang baru untuk mendegradasi posisi,” katanya.

Kali ini, Dasco menekankan, narasi negatif diproduksi baru, dengan isu politik identitas yang bertujuan untuk membenturkan Pak Prabowo dengan umat Islam.

Dari hasil survei Political Weather Stations (PWS), menempatkan capres Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) Prabowo Subianto semakin kokoh di puncak elektabilitas Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Tingginya elektoral Prabowo tidak bisa dihilangkan dari efek dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berdasarkan hasil survei PWS periode 13-20 Agustus 2023, Prabowo menampati posisi tertinggi dengan 40,8 persen. Hasil tersebut sangat tinggi dibanding Ganjar dengan 35,6 persen dan Anies 19,5 persen.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya