Berita

Kelompok Relawan Gebrakan bakal dorong Gibran Rakabuming Raka sebagai pemimpin nasional/Ist

Politik

Deklarasikan Dukungan untuk Gibran, Gebrakan Tegaskan Tidak Berafiliasi dengan Parpol dan Jokowi

MINGGU, 27 AGUSTUS 2023 | 07:13 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Lebih dari 500 orang yang merupakan gabungan dari perwakilan sejumlah kelompok relawan di Jawa Timur, mendeklarasikan Gerakan Gibran Kemenangan (Gebrakan) di Kota Surabaya, Sabtu malam (26/8).

Sesuai namanya, Gebrakan memang barisan pemuda pendukung Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Sejumlah organisasi relawan yang tergabung dalam Gebrakan di antaranya Bara JP Jatim, Sapu Lidi, Gibran Kita, dan Relawan Gibran Nusantara.
,
Ketua Umum Gebrakan, Firosa Salati mengatakan, setelah deklarasi ini, mereka akan berkeliling Jatim dalam rangka melakukan konsolidasi.

Ketua Umum Gebrakan, Firosa Salati mengatakan, setelah deklarasi ini, mereka akan berkeliling Jatim dalam rangka melakukan konsolidasi.

"Diharapkan Gebrakan akan tumbuh ke tingkat nasional dengan merangkul relawan seluruh Indonesia. Tujuan kita adalah mendukung Gibran menjadi pemimpin nasional," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (26/8).

Lebih lanjut, Firosa Salati menjelaskan alasan dukungan mereka kepada Gibran. Yaitu untuk menampung aspirasi para milenial dan Gen Z dalam suksesi kepemimpinan nasional.

Selain itu, Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi dinilai mampu beradaptasi dengan cepat di tengah segala tantangan global.

"Maka dengan demikian, suksesi kepemimpinan dalam Pemilu 2024 harus tetap berpedoman pada keberlanjutan pembangunan di tangan anak muda," tuturnya.

"Berdasarkan data pemilih (Pemilu 2024), lebih dari 50 persen merupakan anak muda," sambung Firosa.

Dipaparkan Firosa, Gebrakan menangkap momentum besar peran milenial untuk tampil membawa Indonesia menuju masa keemasan sebagaimana target Indonesia Emas 2045.

Nah, karena Gibran dipandang berhasil membawa sejumlah inovasi bagi kota Solo, Gebrakan mendukung dan mendorong putra sulung Presiden Jokowi itu untuk menjadi pemimpin nasional ke depan.

"Kita arahkan Mas Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi pemimpin nasional," tegas Firosa.

Namun demikian, Firosa menegaskan, Gebrakan tidak berafiliasi dengan partai politik manapun. Tidak juga dibentuk atas arahan Jokowi.

Gebrakan lebih fokus pada personal Gibran. Mereka akan memberikan dukungan kalau Gibran akhirnya maju di pentas nasional, sembari menunggu momentum putusan MK terkait judicial review aturan batas usia minimum pencalonan Capres-Cawapres yang akan mereka kawal.

"Fokus kami pemimpin nasional yang penting, bukan daerah. Bisa presiden, bisa wakil presiden," harapnya.

Karena itulah, Gebrakan siap mendukung jika Gibran dipasangkan dengan Prabowo Subianto sebagai Cawapres.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya