Berita

Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menunjukkan surat undangan Apel Siaga dari DPD PDIP Jateng/RMOLJateng

Politik

Tak Ingin Ketlingsut Lagi, Sekretaris PDIP Jateng Serahkan Langsung Undangan Apel Siaga kepada Gibran

RABU, 23 AGUSTUS 2023 | 23:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sikap berbeda ditunjukkan DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah usai Gibran Rakabuming Raka tak hadir dalam acara pertemuan para kepala daerah kader PDIP akibat undangan yang tak sampai.

Kali ini, Sekretaris DPD PDIP Jateng Sumanto datang langsung ke Balaikota Solo untuk bertemu dengan Walikota Solo itu guna menyerahkan surat undangan terkait Apel Siaga yang dilaksanakan di Semarang, pada Jumat malam (25/8).

"Untuk menyerahkan undangan acara apel siaga kesiapan Jateng jelang menghadapi Pileg dan Pilpres 2024 di Stadion Jatidiri Semarang," ucap Sumanto, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (23/8).


Dirinya secara langsung memberikan undangan kepada Gibran dan beberapa kepala daerah dari PDIP di wilayah Solo Raya. Seperti Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

"Ada Bu Etik (Bupati Sukoharjo) dan Bu Yuni (Bupati Sragen). Ini undangan untuk Apel Siaga kesiapan Jawa Tengah terkait Pileg dan Pilpres," jelas Sumanto.

Selain mengundang kepala daerah dari PDIP se-Jawa Tengah, turut diundang juga seluruh kader PDIP baik ketua DPC dan pengurus DPC, juga anggota DPR RI dari PDIP dan para partai pendukung.

"Jumlahnya sekitar 33 ribu. Berlangsung di GOR Jatidiri, yang hadir di acara Apel Siaga adalah Ketua DPP PDIP Mbak Puan Maharani," lanjutnya.

Di samping itu, kedatangannya ke Solo ini juga atas perintah langsung Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bambang Pacul.

"Karena kemarin sempat undangannya ada kekeliruan, jadi kita datang ke sini untuk minta maaf. Mudah-mudahan acara bisa berjalan lancar dan mas Wali juga sudah memaafkan," pungkas pria asal Karanganyar ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya