Berita

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid/RMOL

Politik

Soal Cak Imin Cawapres Ganjar, PKB: Kalau Bu Mega Bilang Pantes, Ya Berangkat!

RABU, 23 AGUSTUS 2023 | 19:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, masih masuk lima besar kandidat bakal Cawapres PDIP, Ganjar Pranowo.

Sebab itu, PKB tak pusing bila Cak Imin tidak dipilih sebagai bakal Cawapres oleh Parpol pengusung Prabowo Subianto.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, menanggapi peluang Cak Imin sebagai bakal Cawapres.


“Begini, Pak Ganjar itu Capres yang diusung PDIP. Pertama, PDIP dan PKB itu kawan lama. Kedua, nama Gus Imin itu juga ada di-list kandidat 5 nama yang akan mendampingi Pak Ganjar,” kata Jazilul kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/8).

Karena itu Jazilul menyatakan, pihaknya terbuka jika Cak Imin pada akhirnya dipilih Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, sebagai bakal Cawapres mendampingi Ganjar Pranowo.

“Jadi kalau publik melihat, 'wah udah pantes nih' itu publik, tapi kalau ketua umumnya, Bu Mega bilang pantes, Gus Imin bilang pantes, PPP bilang pantes, ya bisa berangkat,” kata Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PKB itu.

Meski begitu Jazilul menegaskan, hingga saat ini pihaknya masih memegang komitmen bersama Gerindra mengusung Prabowo Subianto. Meski PDIP mengajak gabung, saat pertemuan Ganjar Pranowo dan Cak Imin, beberapa waktu lalu.

“Tapi kan nggak sekarang, karena PKB hari ini bersama Gerindra. Jadi sampai pada keputusan akhir nanti,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya