Berita

Sembako murah dari Kelompok UMKM Sahabat Sandi/Ist

Nusantara

Digelar di Pamekasan, UMKM Sahabat Sandi Hadirkan Paket Sembako dengan Uang Tebusan Rp10 Ribu

RABU, 23 AGUSTUS 2023 | 16:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Wilayah Madura juga menjadi salah satu target dari penyelenggaraan Bazar Sembako Murah yang digelar Kelompok UMKM Sahabat Sandi. Kali ini, bazar digelar di Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Perwakilan UMKM Sahabat Sandi Pamekasan, Muzakki mengatakan, program ini selain untuk memberikan paket sembako murah seharga Rp10 ribu, juga sebagai bentuk memperkenalkan Sandiaga Salahuddin Uno kepada Masyarakat Pamekasan.

"Paket tersebut dapat ditebus hanya Rp10 ribu dari harga yang dibelinya Rp33 ribu. Kita melihat semakin hari sembako meningkat harganya, jadi bagaimana masyarakat bawah betul-betul merasakan support dari Pak Sandi yang peduli terhadap rakyatnya," kata Muzakki dalam keterangan tertulis, Rabu (23/8).


Masyarakat sangat antusias terhadap bantuan konkret, hal ini dapat dilihat dari ratusan paket sembako ludes hanya sekejap mata. Dikatakan Muzakki, dengan harga Rp10 ribu saja, masyarakat sudah mendapatkan minyak 1 liter, gula 1 kg, dan bumbu dapur.

"Dengan paket yang ditebus Rp10 ribu dapat dijangkau, makanya masyarakat di sini sangat antusias tadi banyak dari dusun-dusun berdatangan ke Bazar Sembako Murah UMKM Sahabat Sandi, karena merasa terbantu oleh program ini," ujar Muzakki.

Muzakki menjelaskan setelah Bazar Sembako Murah akan ada program lanjutan, yakni pelatihan sabun. Dikarenakan mayoritas masyarakat Desa Sumber Waru sebagai petani, sehingga mereka mempunyai skill untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

Setelah menggelar Bazar Sembako Murah, lanjutnya, UMKM Sahabat Sandi bakal menggelar pelatihan wirausaha untuk masyarakat Pamekasan.

"Untuk ke depannya program Pak Sandi adalah pelatihan sabun untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, artinya mereka dibekali ilmu untuk bisa membuat sebuah hasil yang bernilai ekonomis," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya